Lensa Investasi
"Perusahaan ini layak dibeli, dan berapa nilainya?"
Fokus: earnings power, pertumbuhan, arus kas bebas, input valuasi. Orientasi ke depan.
Output: pandangan buy / hold / sell + valuasi
Laboratorium Financial Statement Analysis
60+ topik dari fondasi akuntansi sampai forensik. Tiap laporan dibedah dari tiga lensa — investor, kreditur, dan forensik — dengan standar PSAK/IFRS vs US GAAP yang dibedakan secara eksplisit.
Catatan perusahaan: M1 & Simulator memakai PT Nusantara Makmur (ilustratif); M2–M33 memakai PT Cemerlang Abadi.
Satu laporan, tiga pertanyaan berbeda
"Perusahaan ini layak dibeli, dan berapa nilainya?"
Fokus: earnings power, pertumbuhan, arus kas bebas, input valuasi. Orientasi ke depan.
Output: pandangan buy / hold / sell + valuasi
"Perusahaan ini bisa bayar utangnya, tepat waktu, penuh?"
Fokus: keandalan arus kas, leverage, coverage, likuiditas. Orientasi ke downside.
Output: opini kredit + covenant + pricing pinjaman
"Angka-angka ini berbohong di mana?"
Fokus: insentif, pilihan akuntansi, red flags, angka yang tidak rekonsiliasi. Orientasi ke masa lalu.
Output: asesmen risiko fraud + ruang lingkup investigasi
Bukan kursus video. Laboratorium.
Nomor lama ↔ baru ↔ IFRS ↔ ASC, lengkap dengan search. Coba interaktif →
167 istilah akuntansi Indonesia–English, searchable. Buka glosarium →
Game: temukan red flag di 3 laporan tersamarkan, skor vs kunci. Main →
Timeline interaktif kasus Garuda: scrub tahun, red flag muncul bertahap. Tonton →
Klik pos mana pun di laporan — muncul penjelasan, acuan PSAK, dan cara umum memanipulasinya.
Hitung rasio dari laporan asli, bandingkan 5 tahun + 2 peer. Twist: bagaimana rasio ini dibuat bagus tanpa bisnis membaik?
Transaksi yang sama, geser toggle, lihat margin dan leverage berubah. Coba interaktif →
Laporan asli "dimasak" aplikasi — tugasmu menemukan manipulasinya. Mainkan →
Tarik data EDGAR XBRL, hitung M-score, uji Benford. Ambil toolkit →
Tiap case ditutup dengan 3 catatan lensa + weekly analyst note dwibahasa EN–ID. Menulis = mengunci pemahaman.
Enron, Wirecard, Garuda, Jiwasraya, SNP Finance, Indosurya — "flag or pass?" per tahun. Buka berkas →
Tiap topik ditutup dengan cara menjawab kalau ditanya interview — versi matang, bukan hafalan definisi. Buka bank jawaban →
Soal quiz dari modul yang sudah lulus dijadwalkan ulang ala SM-2 — yang jatuh tempo hari ini muncul otomatis. Review hari ini →
Template terstruktur dwibahasa EN–ID + contoh + arsip tersimpan di browser. Menulis = mengunci pemahaman. Tulis note →
Template terpandu 5 langkah: profil debitur, spread 3 tahun, rasio leverage/coverage, stress test, rekomendasi — salin jadi teks memo. Susun memo →
Bandingkan P/E, EV/EBITDA, P/B 2–3 perusahaan dengan penyesuaian analis: kas berlebih & sewa PSAK 116. Bandingkan →
Heatmap 10 sektor × 7 driver — penilaian analis yang transparan: ilustratif, bukan data live, update berkala. Lihat peta →
60+ topik · 8 phase · hard gate 80%
Phase 1
Persamaan akuntansi, akrual vs kas, artikulasi 3 laporan, baca tiap laporan, rasio & margin, kualitas laba, arus kas, working capital, likuiditas & solvabilitas.
Gerbang: prediksi efek transaksi ke 3 laporan + jurnal 3 lensa pertama.
Phase 2
Estimasi & pilihan kebijakan, EPS, metode arus kas, persediaan & ECL, covenant, PP&E & impairment, goodwill, sewa PSAK 116, fraud triangle & skema revenue fraud, beda PSAK vs US GAAP per pos.
Gerbang: bedah 1 emiten IDX + 1 peer US, tiga lensa penuh.
Modul 7 → Modul 8 → Modul 9 → Modul 10 → Modul 11 → Modul 12 → Modul 13 → Modul 14 → Modul 15 →
Phase 3
Model risiko kredit (Z-score, Merton), off-balance-sheet, instrumen keuangan & fair value, forensik data (Benford, journal testing), forecasting & DCF, stress analysis, toolkit Python.
Gerbang: case file forensik + credit memo & equity note siap portofolio.
Phase 4
Sumber filing (EDGAR & IDX), aset tak berwujud & goodwill, principles vs rules-based, provisi & kontinjensi.
Gerbang: bedah anatomi satu filing 10-K asli.
Phase 5
Pihak berelasi & tunneling (PSAK 224), covenant & perjanjian kredit, 4 case files baru: Wirecard, Jiwasraya, SNP Finance, Indosurya.
Gerbang: petakan struktur grup + uji covenant satu emiten.
Phase 6
Multiples (P/E, EV/EBITDA, P/B, PEG), bank jawaban interview, spaced repetition, analyst note mingguan dwibahasa.
Gerbang: jawab 1 pertanyaan interview dengan matang + 1 analyst note.
Phase 7
Skor forensik lanjutan (Piotroski, Altman, Dechow, Jones, Ohlson), akuntansi syariah (PSAK 401–4xx), ESOP & ESG (PSAK 102, POJK 51, IFRS S1/S2), forensik dokumen.
Gerbang: lolos quiz 4 modul + mainkan Spot the Fraud.
Phase 8
Hedge accounting, analisis bank, 3-statement modeling, SAK EP/EMKM & pajak, credit deep-dive.
Gerbang: lolos quiz 5 modul.
Topik 13 · praktik pasar modal Indonesia
Teori FSA bertemu praktik pasar modal Indonesia: di mana mengambil laporannya, aturan mainnya, dan cara membaca LK emiten IDX seperti analis lokal.
Emiten IDX wajib menyampaikan laporan keuangan + laporan tahunan via sistem pelaporan OJK/IDX (keterbukaan informasi). Fakta material — akuisisi, perubahan direksi, transaksi afiliasi — wajib diumumkan segera, bukan menunggu laporan kuartalan. Untuk analis, kalender keterbukaan ini adalah sumber event: baca pengumumannya, bukan cuma angkanya.
Laporan keuangan dan laporan tahunan emiten tersedia gratis di idx.co.id (umumnya PDF). Laporan tahunan emiten Indonesia memuat LK auditan PSAK + pengungkapan wajib OJK: tata kelola, profil direksi/komisaris, dan transaksi afiliasi. Kebiasaan analis lokal: unduh 5 tahun laporan tahunan satu emiten, bangun time series sendiri — jangan percaya angka "5 tahun" di slide presentasi manajemen tanpa verifikasi.
Penomoran baru 3 digit (efektif 1 Jan 2024): PSAK 116 = sewa (dulu 73), PSAK 115 = pendapatan (dulu 72), PSAK 109 = instrumen keuangan/ECL (dulu 71), PSAK 118 = penyajian (dulu 1, = IFRS 18, efektif 2027). Laporan lama masih memakai nomor lama — jangan terkecoh saat membandingkan historis.
Spesifik Indonesia yang akan kamu temui: PSAK 338 (restrukturisasi entitas sepengendali — umum di grup keluarga, baca dengan lensa forensik), PSAK 370 (aset pengampunan pajak), dan standar syariah untuk transaksi keuangan Islam. Bahasa laporan: statutori memakai Bahasa Indonesia dan rupiah — "penjualan", "HPP", "beban", "liabilitas" — dengan struktur IFRS.
1. Baca CALK dulu, wajah laporan kedua — kebijakan akuntansi, segmen, utang & covenant, pihak berelasi ada di sini. 2. Bandingkan laba vs arus kas operasi 3–5 tahun; divergen persisten = alarm kualitas. 3. Cek KAM di laporan auditor: area estimasi paling berisiko menurut auditornya sendiri. 4. Uji dividen vs FCFE — dividen yang dibayar dari utang bukan dari kas bebas adalah sinyal leverage, bukan kemurahan. 5. Petakan grup & afiliasi — banyak emiten adalah grup keluarga; transaksi afiliasi adalah tempat nilai berpindah diam-diam.
Sudut PSAK — beda 5% yang menentukan
PSAK sudah konvergen penuh ke IFRS — cara baca 95% sama dengan standar global. 5%-nya (vs US GAAP) justru yang paling sering menjebak analis. Di sini tiap perbedaan diajarkan sebagai spotlight, bukan catatan kaki.
Sewa (dulu PSAK 73) — lessee wajib on-balance-sheet
Pendapatan dari kontrak (dulu PSAK 72) — model 5 langkah
Instrumen keuangan & ECL bertahap (dulu PSAK 71)
IFRS 18 — subtotal laba operasi wajib, efektif 2027
Penomoran 3 digit berlaku sejak 1 Januari 2024 (DSAK IAI). Nomor lama ditulis dalam kurung saat pertama muncul — supaya kamu tetap bisa baca laporan dan literatur lama.
Satu perusahaan, tiga lensa, tiap minggu. Kemampuan membaca profesional dibangun dengan repetisi di angka beneran — bukan dengan menonton.
Kembali ke Atas