Praktik · Guided Filing Walkthrough

Bedah Filing: SOCI.

Satu laporan tahunan asli, dibaca bareng — section per section — dan setiap temuan dipetakan ke modul: "catatan ini = tabel ECL-nya M16", "segmen ini = M8", "covenant ini = M23".

Kotak jujur — baca dulu. Ini filing asli: Annual Report 2024 (final) PT Soechi Lines Tbk (ticker: SOCI), diunduh dari halaman investor resmi perusahaan dan dibaca teksnya per 3 Nov 2026. Semua angka di halaman ini dikutip dari filing tersebut (atau dari pengumuman LK-nya di idx.co.id) — bukan angka ilustratif, bukan "disederhanakan". Nomor halaman = nomor cetak di PDF. Yang tidak dilakukan: memverifikasi ke kertas kerja auditor, mengaudit ulang angka perusahaan, atau memberi rekomendasi investasi. Kalau angka di sini beda dengan yang kamu unduh, percayai filing-nya — lalu kabari.

Identitas filing

EmitenPT Soechi Lines Tbk — pelayaran tanker & galangan kapal, Grup Soechi
Ticker / papanSOCI — skala mid-cap (kapitalisasi pasar Rp1.179 miliar per Q4 2024 menurut AR-nya sendiri)
DokumenAnnual Report 2024 (final) — dwibahasa Indonesia–Inggris, LK konsolidasian auditan 2024 vs 2023
Mata uangUS$ — mata uang fungsional & pelaporan (bukan rupiah!)
SumberPDF Annual Report 2024 (soechi.com, halaman investor) · LK tahunan juga diumumkan di idx.co.id

Peta jalan

12 pemberhentian. Setiap stop: di mana di filing → apa yang tertulis (real) → peta modul → pertanyaan analis.

  1. Ikhtisar Data Keuangan (hal. 12)
  2. Informasi Saham (hal. 13)
  3. Laporan Direksi: armada & grup (hal. 15)
  4. MD&A: laba rugi, arus kas, rasio (hal. 47–50)
  5. Laporan auditor & hal audit utama
  6. Laba rugi: anomali pajak final (ETR 10,4%)
  7. Arus kas metode langsung: kualitas laba 2,38×
  8. Catatan 7: ECL piutang 20,2%
  9. Catatan 11–12: kapal, docking, sewa pihak berelasi
  10. Catatan 17 & 19: afiliasi, utang & covenant
  11. Catatan 24 & 30: konsentrasi pelanggan & segmen
  12. Kebijakan akuntansi: USD + PSAK 338
1

Ikhtisar Data Keuangan — angka 3 tahun, dihitung perusahaan

📍 Di filing: hal. 12, tabel "A. Ikhtisar Data Keuangan Penting" (2024–2022, dalam US$).

Pendapatan neto 165.638.994 (2023: 169.963.708) · laba bruto 41.881.808 · laba usaha 30.625.783 · laba pemilik entitas induk 17.130.116 (2023: 8.923.474) · total aset 602.681.935 · rasio lancar 0,86× (2023: 1,24×) · liabilitas/ekuitas 0,51×.

M4M5M6 Tabel ikhtisar = tempat latihan membaca tren 3 tahun. Perhatikan: perusahaan yang menghitung rasionya sendiri — analis menghitung ulang dari LK (aset lancar ÷ liabilitas lancar, LK hal. 1–2).

G2 Baris laba ditulis TERPISAH: pemilik entitas induk 17.130.116 vs kepentingan nonpengendali 12.285. Inilah split "pemilik vs total" — salah basis di sini = salah vonis.

❓ Pertanyaan analis

Rasio lancar jatuh dari 1,24× ke 0,86× dalam setahun. Liabilitas lancar naik dari 60,3 jt ke 75,1 jt — pos apa yang paling mendorongnya? (Petunjuk: stop 10.) Apakah ini masalah likuiditas atau kalender jatuh tempo utang?

2

Informasi Saham — harga Rp, LK US$

📍 Di filing: hal. 13, tabel "B. Informasi Saham".

Saham beredar 7.059.000.000 lembar · harga Q4 2024: tertinggi Rp197, terendah Rp146, penutupan Rp167 · kapitalisasi pasar Q4 2024 Rp1.179 miliar · EPS dasar US$0,0024.

M24 Latihan currency mismatch: harga saham dalam rupiah, LK dalam dolar. Setiap multiple (P/E, P/B) wajib konversi dulu — pakai kurs mana? (LK Tahunan SOCI 2025, tahun buku berakhir 31 Des 2025 — koreksi diumumkan ke IDX 18 Juni 2026, No. 041/CORSEC-SOCI/VI/2026 — menyebut kurs konversi 16.782 per tanggal pelaporan.)

❓ Pertanyaan analis

Hitung P/E kasar dari harga penutupan Rp167 dan EPS US$0,0024. Berapa asumsi kurs yang kamu pakai — dan kenapa pilihan kurs itu mengubah kesimpulan "murah/mahal"?

3

Laporan Direksi — cerita armada & grup

📍 Di filing: hal. 15, "C.1 Kinerja Perusahaan".

31 Des 2024: 30 unit kapal tanker, total 1,58 juta DWT, utilisasi ±86% · akuisisi 1 tanker medium range ±50.000 DWT (kontrak time charter sudah diamankan) · konversi 1 kapal large range jadi FSO · disposal 2 tanker tua (usia & efisiensi) · 3 entitas anak baru 2024: Glory Shipping Maritime Pte. Ltd., Global Ocean Lines Ltd., Pacific Ocean Maritime Ltd. · joint venture PT Merah Biru Regas (anak usaha ABPL × Kawasaki Kisen Kaisha/K Line Jepang).

M28 Baca narasi manajemen DULU, angka kemudian — lalu uji narasinya dengan angka (stop 4).

M22G2 Tiga anak baru + 1 JV dalam setahun = struktur grup bergerak. Setiap akuisisi/pendirian baru wajib dilacak ke Catatan 1d & 4: berapa yang dikonsolidasi penuh, berapa yang jadi JV.

❓ Pertanyaan analis

Disposal 2 kapal tua + akuisisi 1 kapal + konversi 1 kapal: apakah ini ekspansi atau peremajaan armada? Cek jawabannya di arus kas (stop 7): hasil disposal 31,0 jt vs capex kapal 53,2 jt.

4

MD&A — manajemen menjelaskan angkanya sendiri

📍 Di filing: hal. 47–50, "F.2.d / F.2.e / F.3 / F.4 / F.5".

Laba rugi: pendapatan −2,5% ("lebih rendahnya pendapatan spot charter", sementara time charter + galangan tumbuh solid) · beban pokok −5,8% · laba bruto +8,5% · laba usaha +12,4% · total laba komprehensif +106,4% ("pertumbuhan laba usaha + beban keuangan turun").
Arus kas: CFO +11,7% ("penurunan pembayaran beban keuangan & pemasok") · kas investasi melonjak 1.318,7% ("akuisisi dan konversi kapal") · pendanaan: bayar pinjaman bank US$56,0 jt, terima pinjaman US$29,6 jt · kas akhir US$21,5 jt.
Rasio (manajemen): rasio lancar 0,86× (2023: 1,24×) · perputaran utang usaha 28 hari (2023: 22) · perputaran piutang 29 hari (2023: 21) · kebijakan struktur modal: liabilitas/ekuitas maks 1× — realisasi 0,51×.

M28M5M6M10 MD&A = klaim manajemen yang WAJIB diuji: "pendapatan turun tapi laba naik" — cek margin; "CFO naik" — cek komponennya; "kebijakan leverage maks 1×" — ini self-imposed covenant, catat untuk stop 10.

❓ Pertanyaan analis

DSO naik 21→29 hari dan DPO naik 22→28 hari BERSAMAAN. Apa cerita yang konsisten dengan keduanya? (Petunjuk: lihat aging piutang di stop 8 dan aging utang di Catatan 14.)

5

Laporan auditor — hal audit utama: kapal

📍 Di filing: laporan auditor independen (bagian LK) + formulir pengumuman LK di idx.co.id.

Hal audit utama (KAM) menurut auditor: "Penilaian atas nilai tercatat kapal" — kapal Grup dicatat sebagai bagian dari aset tetap dan nilainya bergantung pada asumsi estimasi. Sementara itu manajemen menilai tidak ada indikasi penurunan nilai aset tetap per 31 Des 2024 maupun 2023 (Catatan 11).

M7M12 Inilah gunanya membaca KAM: auditor dan manajemen bisa beda penekanan atas pos yang SAMA. Kapal = aset terbesar grup pelayaran; penilaiannya = estimasi (umur, nilai sisa, tarif charter masa depan).

❓ Pertanyaan analis

"Tidak ada indikasi impairment" adalah penilaian manajemen, bukan fakta. Asumsi apa yang paling bisa meruntuhkannya? (Petunjuk: utilisasi 86%, tarif spot turun — dua-duanya ada di filing ini.)

6

Laba rugi — anomali pajak: ETR 10,4%

📍 Di filing: LK hal. 4–5, laporan laba rugi + Catatan 15 perpajakan.

Laba sebelum pajak 19.136.874 · beban pajak (1.994.473) → ETR 10,4%, jauh di bawah tarif badan 22%. Rinciannya: pajak final 1.951.120 + kini tidak final 66.351 − benefit pajak tangguhan (22.998) = total beban pajak (1.994.473).
Catatan 15d: entitas anak pelayaran dikenai PPh final Pasal 15 sebesar 1,2% dari peredaran bruto (KMK No. 416/KMK.04/1996). Pajak final = pajak atas OMZET, bukan atas laba — ETR akuntansi jadi tidak bermakna.

M32 Kasus nyata "rekonsiliasi fiskal vs tarif": jangan hafal 22% — baca komposisi beban pajaknya. Beban keuangan (12.766.369) vs bunga yang DIBAYAR di arus kas (11.818.443): selisihnya = akrual. (Dan ingat: CFO PSAK sudah setelah bunga dibayar.)

❓ Pertanyaan analis

Kalau tarif charter naik 20% tahun depan, beban pajak final naik berapa? Kenapa analis yang memproyeksikan "pajak = 22% × PBT" akan salah total untuk emiten ini?

7

Arus kas — metode LANGSUNG, kualitas laba 2,38×

📍 Di filing: LK hal. 7–8, laporan arus kas konsolidasian.

Operasi (direct method): penerimaan pelanggan 162.702.341 · pembayaran pemasok (101.118.218) · beban keuangan dibayar (11.818.443) · CFO 40.866.814 (2023: 36.589.762) vs laba bersih 17.142.401 → CFO/NI = 2,38×.
Investasi: hasil pelepasan aset tetap 31.007.619 · perolehan aset tetap (53.246.403) · neto (22.175.930). Pendanaan: terima pinjaman 29.650.000 · bayar pinjaman (56.045.303) · neto (29.822.944). Kas akhir 21.513.147 (termasuk kas dibatasi 10.199.002).

M10M4 Filing ini memakai metode langsung — langka dan enak dibaca: kas dari pelanggan vs pendapatan (162,7 jt vs 165,6 jt → koleksi ~98%). CFO 2,38× laba = kualitas laba kuat tahun ini; tapi cek: berapa yang didorong penurunan pembayaran pemasok (lihat DPO stop 4)?

❓ Pertanyaan analis

Kas turun 11,1 jt meski CFO positif 40,9 jt. Ke mana perginya? Susun jembatan CFO → Δkas dalam 3 baris, lalu nilai: apakah ini distress atau reinvestasi?

8

Catatan 7 — ECL piutang 20,2%, sepertiga >90 hari

📍 Di filing: Catatan 7 (piutang usaha) + kebijakan Catatan 2 (PSAK 109).

Piutang bruto 16.895.123 · cadangan ECL/penurunan nilai (3.414.388) → ECL rate 20,2% (2023: 3.571.191) · neto pihak ketiga 13.480.735. Aging: >90 hari 5.441.690 = 32,2% dari bruto. Manajemen: cadangan cukup; ECL piutang pihak berelasi = nihil.

M16 Tabel ECL asli di filing nyata: bruto → cadangan → neto → aging. ECL 20% + sepertiga piutang >90 hari = kualitas piutang adalah isu #1 di neraca ini, bukan utang. Bandingkan dengan DSO 29 hari versi MD&A — rata-rata menutupi ekor yang buruk.

❓ Pertanyaan analis

Cadangan ECL TURUN (3,57 jt → 3,41 jt) sementara piutang bruto NAIK (13,38 jt → 16,90 jt) dan bucket >90 hari membengkak. Apakah ini konsisten? Apa yang akan kamu tanyakan ke manajemen?

9

Catatan 11–12 — kapal, docking, dan sewa ke pihak berelasi

📍 Di filing: Catatan 11 (aset tetap) + Catatan 12 (sewa) + Catatan 13.

Aset hak-guna neto 2.138.186 (2023: 3.961.402) · liabilitas sewa 2.056.169 — dengan rincian lessor: PT Sejahtera Bahari Abadi (pihak berelasi, Catatan 17): 1.891.088 vs Ocean Properties LLP 165.081. Beban sewa jangka pendek melonjak ke 8.431.092 (2023: 2.209.369).
Jual-dan-sewa-balik: liabilitas 1.367.534 (lancar) + 5.587.283 (jangka panjang). Beban docking ditangguhkan (aset tak lancar lain): 15.297.504 — biaya dry-dock kapal yang dikapitalisasi, khas industri pelayaran.

M13 PSAK 116 hidup di sini: sewa kantor 3 tahun ke pihak berelasi (diperpanjang 2023), sale-and-leaseback kapal, dan beban sewa jangka pendek yang naik 4× — tiga perlakuan akuntansi berbeda dalam satu catatan.

M22 Lessor terbesar = afiliasi. Sewa ke pihak berelasi bukan otomatis salah — tapi tarifnya wajib diuji kewajarannya. Ini lensa forensik atas M13.

❓ Pertanyaan analis

Beban docking 15,3 jt dikapitalisasi sebagai aset. Apa yang terjadi ke laba jika manajemen memutuskan mengamortisasi lebih cepat / lebih lambat? Di mana "pilihan kebijakan" ini diungkapkan?

10

Catatan 17 & 19 — afiliasi, utang sindikasi & covenant

📍 Di filing: Catatan 17 (pihak berelasi) + Catatan 19 (pinjaman jangka panjang).

Afiliasi (sepengendali/afiliasi): PT Rezeki Putra Energi, PT Lautan Pasifik Sejahtera, PT Sejahtera Bahari Abadi, PT Equator Maritime, PT Vektor Maritim, PT Global Karya Indonesia, PT Adiraja Armada Maritime. Pembelian dari Rezeki Putra Energi 377.554; total transaksi afiliasi 5.871.811 (2024). Utang usaha ke berelasi 331.503.
Utang bank total 164.900.841 (2023: 190.911.600): sindikasi TFC — Mandiri 103.977.935 + BCA 34.659.312 · Woori Saudara 18.909.028 (baru 2024) · jatuh tempo <1 thn 44.631.195 · BNI lunas 21 Jun 2024. Covenant (fasilitas IEL): tanpa persetujuan bank dilarang merger/ubah pemegang saham, dividen >50% dari laba IEL dilarang, wajib penuhi rasio keuangan — manajemen: terpenuhi.

M22 (PSAK 224) + M23 Dua sisi satu koin: peta afiliasi (di mana nilai bisa berpindah diam-diam) dan covenant bank (di mana fleksibilitas manajemen dibatasi). Batas dividen 50% = info langsung untuk valuasi FCFE.

❓ Pertanyaan analis

Rasio lancar 0,86× (stop 1) vs "seluruh covenant terpenuhi". Bisakah keduanya benar bersamaan? Apa bedanya covenant bank dengan rasio lancar akuntansi?

11

Catatan 24 & 30 — 1 pelanggan = 50,7% pendapatan

📍 Di filing: Catatan 24 (pendapatan neto) + Catatan 30 (segmen operasi).

Konsentrasi: PT Pertamina International Shipping = 83.970.644 dari pendapatan 165.638.994 → 50,7% pendapatan dari SATU pelanggan (2023: 101.096.979).
Segmen (2 divisi): pelayaran 167.621.271 + galangan kapal 25.088.375 − eliminasi antar-segmen (27.070.652) = 165.638.994. Aset segmen 2023: 918.376.193 + 236.501.378 − eliminasi (550.574.006).

M8M22 Segmen = tempat margin diuji per bisnis (apakah galangan menolong atau membebani?). Konsentrasi 50,7% = risiko pelanggan tunggal: kontrak PIS adalah nyawa pendapatan — baca syarat kontraknya di MD&A, bukan cuma angkanya.

❓ Pertanyaan analis

Pendapatan dari PIS turun 101,1 jt → 84,0 jt (−17%). Total pendapatan cuma turun 2,5%. Dari mana penutupnya? Apakah penutup itu berulang (recurring) atau sekali jadi?

12

Kebijakan akuntansi — USD fungsional + PSAK 338

📍 Di filing: Catatan 2 (kebijakan akuntansi material).

Mata uang fungsional = Dolar AS untuk Perusahaan DAN entitas anak — wajar (pendapatan charter dalam US$), tapi artinya analis rupiah wajib konversi sendiri untuk valuasi. Kombinasi bisnis entitas sepengendali memakai PSAK 338 (pooling of interest, dicatat sebesar nilai buku).
Konsolidasi: laba/rugi & OCI diatribusikan ke pemilik vs KNP; seluruh transaksi antar-grup dieliminasi penuh. KNP ekuitas: 568.471.

G5 (gap FX) — inilah contoh nyatanya: beda mata uang fungsional vs mata uang analis. Rugi selisih kurs (435.546) di laba rugi = transaksi, bukan translasi (tidak ada OCI translasi karena fungsional = pelaporan).

G2 (gap konsolidasi) — PSAK 338 disebut eksplisit: akuisisi sepengendali = pooling, tanpa goodwill baru. Kalau SOCI mengakuisisi afiliasi tahun depan, labanya tidak boleh "dibuat" dari selisih nilai wajar.

❓ Pertanyaan analis

Kenapa tidak ada "selisih kurs penjabaran" di penghasilan komprehensif lain SOCI, padahal ini perusahaan Indonesia? Jawab dengan satu kalimat mengacu ke mata uang fungsionalnya.

Kerangka untuk filing berikutnya

Walkthrough di atas = 1 contoh. Kerangka kosongnya — pakai untuk emiten pilihanmu di Bedah Buta:

Section laporan tahunan tipikalYang dicatatPeta modul
Ikhtisar data keuanganTren 3–5 thn; rasio hitungan perusahaan (hitung ulang!)M4/M5/M6
Informasi sahamHarga, vol, market cap; currency mismatch vs LKM24
Laporan direksi/komisarisKlaim naratif → uji dengan angka; aksi korporasi & grupM28/M22
MD&APenjelasan manajemen per pos; rasio versi manajemenM28
Laporan auditorOpini + KAM = peta risiko versi auditorM7
Laba rugiKomposisi pajak (final?); one-off; basis laba (pemilik vs total)M32/M9/G2
Arus kasCFO vs NI; metode langsung/tak langsung; capex vs disposalM10/M4
Catatan piutangECL rate; aging; >90 hariM16
Catatan aset tetap & sewaImpairment; ROU & lessor berelasi; sale-leasebackM12/M13
Catatan pihak berelasiDaftar afiliasi; nilai transaksi; syarat tidak wajar?M22
Catatan utangStruktur & jatuh tempo; covenant; kepatuhanM23
Catatan segmen & pendapatanMargin per segmen; konsentrasi pelanggan >10%M8
Kebijakan akuntansiMata uang fungsional; PSAK 338/224 bila adaG5/G2

Keterbatasan

Supaya tidak overclaim:

  1. Angka dikutip dari teks hasil ekstraksi PDF — bukan dari memegang kertas fisik. Jika menemukan selisih dengan PDF aslinya, PDF yang menang.
  2. KAM "penilaian atas nilai tercatat kapal" dikutip dari formulir pengumuman LK di idx.co.id (kolom Paragraf Hal Audit Utama); teks opini lengkap ada di PDF Annual Report.
  3. Harga saham & market cap = versi AR 2024 (data 2024). Bukan harga live.
  4. Tidak ada akses ke kertas kerja auditor / data internal — semua di atas adalah pembacaan atas dokumen publik.
  5. Bukan rekomendasi investasi. Ini latihan membaca filing, bukan ajakan beli/jual SOCI.

← Kembali ke FSA Lab · Lanjut latihan mandiri: Bedah Buta →