Latihan · Transfer Skill · Self-Serve

Bedah Buta.

Semua drill angka di lab ini memakai dua perusahaan fiksi yang angkanya sudah kamu hafal. Bedah Buta memutus hafalan itu: 1 emiten asing bagimu, 5 rasio yang kamu hitung sendiri, vonis 5 baris — tanpa kunci jawaban, tanpa contoh yang sudah dibedah.

Aturan mainnya jujur: halaman ini MURNI template + instruksi. Tidak ada emiten contoh, tidak ada analisis jadi, tidak ada "jawaban benar" yang bisa diintip. Kalau kamu merasa butuh contoh dulu, buka Analyst Note Mingguan (ada 1 contoh lengkap) atau Bedah Filing SOCI (walkthrough filing asli, terpandu). Bedah Buta baru dimulai setelah itu — dengan emiten yang belum pernah kamu bedah.

Cara pakai — 7 langkah

Satu drill = satu emiten, ±90 menit, sekali jalan tanpa mengintip analisis orang lain.

  1. Pilih 1 emiten yang belum pernah kamu bedah

    IDX atau 1 filing 10-K dari EDGAR. Belum pernah dibaca analisisnya, belum pernah jadi case di lab ini. Lihat tips memilih di bawah.

  2. Unduh laporan tahunan terbarunya

    Dari sumber filing resmi (bagian 6 di bawah). PDF 100+ halaman itu normal — kamu tidak perlu baca semuanya.

  3. Baca 3 tempat dulu, 30 menit

    Laporan direksi (cerita manajemen), Ikhtisar Data Keuangan (angka 3–5 tahun), lalu laporan auditor (opini + hal audit utama). Catat 3 hal yang mengganjal — sebelum melihat angkanya detail.

  4. Hitung 5 rasio wajib dari LK-nya

    Pakai template di bagian 3. Hitung SENDIRI dari laporan posisi keuangan + laba rugi + arus kas — jangan salin dari tabel ikhtisar perusahaan.

  5. Baca 1 catatan (notes) sampai paham

    Pilih yang paling relevan dengan bisnismya: piutang/ECL, utang & covenant, pihak berelasi, segmen, atau pajak. Analis dibedakan dari pembaca laporan di titik ini.

  6. Tulis vonis 5 baris

    Pakai format di bagian 4. Bahasa Indonesia boleh, istilah teknis Inggris.

  7. Self-check dengan rubrik, lalu catat di log

    Rubrik di bagian 5. Lolos 6/6 = drill sah. Catat emiten + vonis 1 kalimat di log drill (bagian 7).

Template 5 rasio wajib

Satu dari tiap lensa baca. Formula ditulis eksplisit — denominator yang benar adalah setengah dari pekerjaannya.

#LensaRasioFormulaAmbil dariBatas waspada
1LikuiditasCurrent ratio aset lancar ÷ liabilitas lancarLaporan posisi keuangan < 1,0× = kewajiban jangka pendek tak tertutup aset lancar
2SolvabilitasDebt-to-equity (total) total liabilitas ÷ total ekuitasLaporan posisi keuangan Tren naik 3 tahun berturut-turut, atau > kebijakan modal perusahaan sendiri
3ProfitabilitasNet profit margin laba bersih ÷ pendapatanLaba rugi (pakai basis yang sama: total vs pemilik) Margin naik sementara pendapatan turun = curigai one-off / beban ditunda
4EfisiensiAsset turnover pendapatan ÷ rata-rata total asetLaba rugi + posisi keuangan (rata-rata awal–akhir) Turun 2 tahun beruntun sementara aset naik = ekspansi belum menghasilkan
5Kualitas labaCFO ÷ laba bersih arus kas operasi ÷ laba bersihArus kas + laba rugi (perhatikan: CFO PSAK sudah setelah bunga dibayar) < 1,0× persisten = laba tidak jadi kas (cek piutang & persediaan)

Catatan: untuk emiten bank/asuransi/Syariah, rasio 1–4 diganti metrik sektornya (mis. CASA, NPL, KPMM untuk bank — lihat M31). Jangan paksakan rasio manufaktur ke bank.

Format vonis 5 baris

Salin format ini apa adanya. Lima baris, tidak lebih — analis dibayar dari ketajaman vonis, bukan panjangnya.

Baris 1 — VONIS: [beli / tahan / jual / hindari] karena [satu kalimat alasan utama].
Baris 2 — BUKTI: [angka 1], [angka 2], [angka 3] (sumber: hal./catatan __).
Baris 3 — KEKUATAN: [satu hal yang bisnis ini lakukan benar, dengan angka].
Baris 4 — RISIKO: [satu hal yang paling mengkhawatirkan, dengan angka].
Baris 5 — PEMBUNUH TESIS: vonis ini gugur jika [satu fakta yang akan membatalkannya].

Rubrik self-check

Centang dengan jujur. 6/6 = drill sah dan boleh dicatat di log. Tidak ada nilai — yang ada cuma standar.

Centang rubrik di atas — verdict drill muncul di sini.

Tips memilih emiten + sumber filing

🎯 Tips memilih

  1. Mulai dari mid-cap non-keuangan. Manufaktur, ritel, perkebunan, pelayaran: LK-nya "normal" dan bisa dibaca dengan 5 rasio di atas. Bank/asuransi/Syariah = level lanjut (modul M31 dulu).
  2. Hindari yang sudah jadi case di lab. Garuda, Enron, Wirecard, Jiwasraya, SNP Finance, Indosurya, dan SOCI (Bedah Filing) = tidak buta lagi.
  3. Satu emiten, satu drill. Jangan bandingkan dua emiten di drill buta pertamamu — pembanding datang setelah kamu bisa membaca satu.
  4. Pilih yang laporan tahunannya lengkap (ada MD&A + CALK + laporan auditor), bukan cuma LK kuartalan 10 halaman.
  5. Untuk 10-K: pilih emiten US yang bisnisnya kamu pahami sebagai konsumen (ritel, makanan, software) — narasi MD&A-nya lebih mudah diuji dengan akal sehat.

📥 Sumber filing (terverifikasi bisa diakses publik)

  1. IDX — idx.co.id
    Laporan tahunan & LK auditan emiten Indonesia tersedia gratis sebagai PDF di situs Bursa Efek Indonesia (bagian pengumuman perusahaan tercatat). Dicek 3 Nov 2026: situs terbuka, PDF laporan emiten bisa diunduh langsung.
  2. Situs investor emiten
    Kebanyakan emiten IDX memajang Annual Report + Financial Report di halaman investor relations-nya sendiri (contoh terverifikasi: halaman investor PT Soechi Lines Tbk memuat Annual Report 2017–2025).
  3. EDGAR — sec.gov
    EDGAR company search (SEC, AS): cari perusahaan → buka filing 10-K (laporan tahunan) — gratis, tanpa login. Dicek 3 Nov 2026: halaman pencarian filing terbuka dan menampilkan daftar 10-K/10-Q.

Log drill

Catatan drill yang sudah lolos rubrik 6/6. Tersimpan di browser-mu (localStorage) — bukan nilai, cuma jejak latihan.